oleh

Debat Pilkada Blora Sukses

BLORA INFODESANEWS | Debat publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Blora 2020, Rabu (25/11/2020) yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB – 12.10 WIB berjalan sukses dan lancar. Pelaksanaan acara debat ini tidak seperti yang di lakukan pada Pilkada sebelumnya. Semua peserta yang hadir tanpa terkecuali mengikuti aturan protokol kesehatan covid 19 secara ketat dan tertib. Debat kali ini diadakan di ruang pertemuan Kyriad Arra Hotel Cepu di Kecamatan Cepu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora dalam memfasilitasi debat publik ini berkerja sama dengan stasiun tv nya Jawa timur Jtv agar debat publik kali ini dapat disaksikan langsung oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Blora. Bahkan media tidak dapat meliput berlangsung acara atau masuk dalam ruangan debat kali ini. Karena ini sudah aturan dari KPU RI.

Kegiatan debat publik kali ini dihadiri sangat terbatas. Semua Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Blora, KPU, Bawaslu , Ketua Partai Politik dan didampingi sejumlah perwakilan tim pemenangan masing-masing.

Adapun yang pertama datang ke lokasi hotel adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 03 yaitu pasangan Umi Kulsum dan Agus Sugianto, (Umat) selanjutnya datang pasangan nomor urut 01 Dwi Astutiningsih dan Riza Yudha (Asri) serta pasangan terakhir yang datang adalah pasangan nomor urut 02 yaitu pasangan Arief Rohman dan Tri Yuli, (Artys).

Nampak petugas memeriksa satu demi satu peserta yang akan mengikuti debat sebelum masuk ke dalam hotel. Mulai dari perangkat penyelenggara, pasangan calon bupati dan wakil bupati serta tim sukses tak lepas dari pengecekan menggunakan alat metal detektor. Selain itu telah disiapkan juga oleh panitia tempat cuci tangan, handsanitizer, pengecekan suhu badan serta kewajiban memakai masker untuk semua peserta.

Sementara itu pengamanan secara ketat dilakukan oleh Polres Blora, TNI, Sat Pol PP dan Dinrumkimhub. Hingga acara berakhir, pelaksanaan debat publik berjalan aman dan tertib.

Selanjutnya dalam sambutan nya Ketua KPU M.Khamdun menyampaikan “bahwa secara garis besar debat akan dibagi menjadi dua bagian yakni, bagian pertama pendalaman visi misi dan yang kedua adalah debat pasangan calon. Nantinya juga panelis akan membagi pertanyaan yang wajib dijawab calon bupati maupun pertanyaan yang wajib dijawab calon wakil bupati” ucapnya

BACA JUGA  20 Personil PMI Luwu Utara di Kirim, Misi Kemanusiaan Komentar Alauddin Sukri

Hal ini supaya tidak didominasi calon bupati semua. “Untuk segmennya sendiri ada 6 yakni, pembukaan dan penyampaian visi misi, pendalaman visi misi satu yang menjawab calon bupati, pendalaman visi misi dua yang menjawab calon wakil bupati, debat antar pasangan calon, dan yang terakhir segmen khusus Covid-19,” ungkap Ketua KPU Blora.

Ketua KPU menambahkan acara debat paslon Bupati dan Wakil Bupati Blora 2020 ini akan dipimpin oleh tiga orang akademisi yakni Prof. Dr. Tri Marhaeni Pudji Astuti dari Unnes (Universitas Negeri Semarang), Assoc. Prof. Dr. Umar Ma’ruf Unissula (Universitas Sultan Agung), dan Dr. Ir. Doni Muhardiansyah dari STTP (Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti).

Debat publik dipandu oleh Umar Ma’ruf Universitas Sultan Agung (Unissula) terbagi dalam enam segmen. Diawali dengan penyampaian visi misi dari masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blora.

Paslon Nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri) menyampaikan visi, yaitu Terciptanya Sistem Tata Kelola Baru Sebagai Lompatam Kemajuan Dalam Mengejar Ketertinggalan Demi Terwujudnya Blora yang Maju, Hebat dan Bermanfaat.

Sedangkan misinya yaitu, Pembangunan infrastruktur untuk konektivitas antar wilayah, pemerataan pembangunan dan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Serta, mewujudkan tata kelola pmerintah yang bersih, efektif, efisien dan inovatif dengan berbasis E-Goverment.

Selanjutnya, kemudahan akses ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di pelosok dan perdesaan.

Mewujudkan SDM unggul yang hebat dan tangguh dalam menghadapi era Industri 4.0. Menumbuhkan ekonomi produktif dan kreatif berbasis digital yang terintegrasi dengan market place.

Berikutnya mewujudkan iklim investasi yang kondusif untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah, menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan. Membangun Blora dimulai dari desa (desasentris).

Paslon Nomor 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) menyampaikan visi, yaitu Sesarengan Mbangun Blora: Unggul dan Berdaya Saing.

Adapun misi yang disampaikan adalah, Membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing dan berkarakter melalui penghayatan keagamaan, pembudayaan nilai-nilai toleransi dan gotong-royong dalam memperkokoh NKRI.

BACA JUGA  Arief Rohman Ajak TKPKD Blora Susun Gebrakan Penanggulangan Kemiskinan

Mewujudkan infrastruktur yang baik dan tata lingkungan yang berkelanjutan. Mewujudkan reformasi birokrasi yang profesional dan progresif serta kondisi wilayah yang kondusif.

Kemudian, memperkuat ekonomi kerakyatan dan membuka peluang investasi untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Mengembangkan potensi daerah, sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat.

Paslon nomor 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) menyampaikan visi, yaitu Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Blora yang Mandiri, Maju, Sejahtera dan Bermartabat.

Dalam misinya, paslon Umi Kulsum-Agus Sugiyanto yang disampaikan yaitu, Meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk pemenuhan kebutuhan dasar dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam yang didukung dengan pembangunan infrastruktur yang mantap.

Berikutnya, memulihkan dampak Covid-19, meningkatkan daya saing dan pemerataan ekonomi daerah yang didukung denga pembangunan infrastruktur yang mantap.

Selanjutnya, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kondusivitas wilayah.

Dari visi misi yang disampaikan oleh masing-masing paslon dijadikan pedoman oleh moderator untuk menyampaikan pertanyaan dan tanggapan kepada masing-masing paslon Bupati dan Wakil Bupati.

Hingga lima segmen berakhir, pertanyaan dan tanggapan dijawab dengan baik oleh masing-masing paslon.

Pada segmen keenam, moderator mengajukan pertanyaan sikap dan strategi paslon dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan dipungkasi clossing statement.

Kegiatan Debat Pertama Palson Bupati dan Wakil Bupati Blora 2020  mengusung tema terkait Fasilitas, Kebudayaan, Ekonomi kerakyatan, pembangunan insfrastuktur, Pendidikan, Kesehatan dan Pelayanan.

Dalam debat kali ini di dominasi hanya sebatas penyampaian visi misi calon,
Antar paslon baik dalam menjawab pertanyaan panelis, maupun saat bertanya dan menjawab pertanyaan antar paslon disampaikan secara datar, tidak ada kesan saling ‘menyerang’. Kondisi ini tentu bertolak belakang dengan kondisi di jagat maya, dimana para paslon dan pendukung saling ‘berantem’ menyerang kelemahan masing-masing paslon.

Pemaparan Paslon masih sebatas tekstual dan belum menyentuh permasalahan yang sebenarnya (Subtansial) masyarakat Blora. Pernyataan ketegasan berdasar validasi data dilapangan masih minimalis.

**Kin

Berita