oleh

Bupati Bantah Sang Putra Maju Pilbup Blora 2020

BLORA, INFODESANEWS – Djoko Nugrojo memastikan keluarganya tidak akan mengikuti kontestasi Pilbup Blora 2020, walupun sebelumnya muncul desas desus bahwa  Prayogo Nugroho(Yoyok) akan mencalonkan menjadi Cabup Blora .

Hal ini terbilang mengejutkan, ketika Djoko Nugroho menegaskan anggota keluarganya tidak akan maju dalam Pilkada Blora 2020, usai menyambut kedatangan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto, SIK, MH, di Markas Batalyon Infanteri 410 Alugoro Blora, pada Jumat siang (14/2/2020).

Baca juga –> https://infodesanews.com/mengejutkan-pastikan-keluarga-bupati-blora-djoko-nugroho-tidak-ikut-pilkada/

Saat dikonfirmasi oleh para awak media, tentang viralnya foto Prayogo Nugroho, untuk menjadi bakal calon kontestan Pilkada Blora, Kini jelas bahwa orang nomer satu di Kota Sate ini sudah menyatakan tidak akan mencalonkan keluarganya .

“Itu ulah para relawan saja. Dia ( Prayogo, red ) masih muda. Masih banyak kekurangan,” kata Djoko Nugroho di sela acara menyambut kedatangan Kabaharkam Polri di kompleks Mako Yonif 410/Alugoro Blora .

“Meskipun diperkenankan sekalipun, saya tidak akan mencalonkan Prayogo Nugroho dimana yang sekarang ini Yoyok merupakan politisi Partai Nasdem yang duduk sebagai wakil rakyat di Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Meski baru berusia 27 tahun, Prayogo berhasil melenggang ke Gedung Berlian dengan perolehan 77.206 suara dari dapil 5 Jateng yang meliputi Blora dan Grobogan.

Djoko Nugroho tetap dengan pendiriannya dan memastikan Prayogo Nugroho tidak akan maju sebagai kandidat calon Bupati Blora pada Pilkada kali ini. Menurutnya .

“Belum saatnya dia (Prayogo, red) maju untuk Pilkada tahun ini,karena bukan perkara hanya menang atau kalah saja menurut saya,tapi bagaimana menjadi seorang memimpin,”ucapnya .

Lebih lanjut Djoko Nugroho juga menegaskan belum saatnya, Disamping Yoyok masih muda,saya rasa dia belum saatnya untuk menjadi Bupati .

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Cepu Polres Blora Hadiri Musrenbangdes

“Urung wayahe (belum saatnya). Pilkada bukan hanya menang saja. Tapi bagaimana memimpin. Saya tidak akan memaksakan. Lebih baik terlambat sedikit,” pungkasnya. ***Rif/Red

Berita