Bakal Gelar Pelatihan Dai, LDNU Pati Sasar Kaum Milenial

banner 728x90

PATI, INFODESANEWS – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Pati di masa pandemi Covid-19 tetap melaksanakan beberapa program kerjanya seperti  dakwah live streaming, off line di Cahaya TV, pengemasan beras, dan produksi sari rempah nusantara (jahe merah) untuk menunjang perekonomian organisasi LDNU.

Hal tersebut disampaikan Ketua LDNU Kabupaten Pati Ilham Supriyanto, S.Pd. M.Si saat menggelar rapat terbatas di lantai 3 gedung PCNU Pati, Jumat (17/7).

Dalam Rakor Singkronisasi Program LDNU, JRA (Jam’iyyah Ruqyah Aswaja), JAMMU Kabupaten Pati, dan LDNU MWC se Kabupaten Pati tersebut, Ilham menjelaskan, Rakor dilaksanakan guna membahas sejumlah program yang selama ini kurang berjalan maksimal karena adanya pandemik covid-19.

“Salah satunya adalah Pelatihan Dai milenial yang menyasar temen-temen muda yang nantinya  akan dilaksanakan di Pesantren Asmaul Husna Gunung Rowo, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong pada pertengahan Agustus mendatang. Program ini sebagai persiapan untuk melanjutkan program-program LDNU Pasca Pandemi,” ucap Ilham.

BACA SELENGKAPNYA :  Kapolri Lepas Bus Vaksinasi Keliling Sasar Warga yang Tak Terjangkau

Sasaran peserta dalam pelatihan dai muda ini adalah warga Nahdliyin di Kabupaten Pati yang terdiri dari utusan banom-banom baik Muslimat, GP Ansor, Fatayat, IPNU, IPPNU di semua tingkatan mulai PC, MWC/ PAC, ranting dan komisariat.

“Dengan adanya Pelatihan Dai Milenial ini diharapkan bisa mencetak kader dai-dai yang mau dan mampu menggunakan teknologi di setiap ceramah, sehingga sekali menyampaikan tausiyah bisa diserap oleh banyak jamaah. Karena mereka melakukan dakwah melalui streaming di media sosial baik Facebook, youtube maupun yang medsos yang lain tanpa harus menunggu disediakan oleh panitia. Dai-dai mendatang, harus mampu dan memiliki alat sendiri sehingga bisa mengoperasikan sendiri tanpa harus menunggu tenaga orang lain,” tambah Ilham.

BACA SELENGKAPNYA :  Mahasiswa KKN Dari Berbagai Kampus Beri Masukan ke Pemkab Blora

Ilham menambahkan, setelah pelatihan Da’i muda dilaksanakan akan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dan Ruqyah Aswaja sesuai kesepakatan bersama dan digelar di Kecamatan Pati dan Batangan pada pasca pandemi.

“Mengingat JRA sudah masuk di LDNU, maka dengan diselenggarakannya rapat pada hari ini, diharapkan semua ketua LDNU MWC bisa membina, mendukung program LDNU dan JRA baik yang ada di cabang, MWC maupun ranting. Dengan demikian maka program dapat dilaksanakan dengan baik, dan berjalan dengan baik, serta tidak terjadi kesalah pahaman. Harapnya (Muna/yono)

banner 728x90