Bangunan Puskesmas Randublatung senilai 3 M Sudah Retak – Retak

banner 728x90

BLORA, INFODESANEWS – Bangunan Puskesmas Randublatung belum genap satu tahun di bangun  mulai tampak retak di beberapa sudut ruangannya, saat dipantauan Forum kumunikasi Masyarakat Blora Selatan ( Forkom BS), selasa, 26/11/2019.

Pembangunan Puskesmas yang menggunakan anggaran tahun 2018 dengan menelan biaya 3 milyar ini sudah nampak keropos dan  amblas disejumlah teras samping bangunan.

Berdasarkan laporan Forkom BS menemukan sejumlah fakta di Lapangan bangunan Puskesmas dalam keadaan yang rusak tanpa ada  penanganan serius dari pihak Puskesmas Randublatung.

BACA SELENGKAPNYA :  Benny Raharjo Serap Aspirasi Warga Desa Tanjung Baru

Menurut Sugiarto ketua forkom BS, pembangunan puskesmas diindikasikan  di biarkan  rusak begitu saja  tanpa adanya penangan yang signifikan.

” Sangat disayangkan bangunan senilai 3 milyar tanpa upaya perbaikan bahkan terkesan di biarkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ketua Forum Komunikasi Masyarakat Blora Selatan ini mengungkapkan  diindikasi pula dalam pembangunan puskesmas ini tidak sesuai spesifikasi bangunan yang benar.

” Belum genap satu tahun kok bangunan mulai retak – retak, takutnya kalau di biarkan akan membahayakan pasien – pasien di dalamnya, ” tegasnya.

BACA SELENGKAPNYA :  Ketua TP-PKK Lamsel,Zita Anjani: TP-PKK Harus Berperan Aktif Menjadi Bagian dari Tujuh Misi Strategis Pembangunan Bupati Radityo Egi Pratama

Melalui sambungan WhatsApp pribadinya kepala puskesmas Dr. Didik W saat di mintai klarifikasinya masih sibuk melayani pasiennya mengungkapkan kepada Infodesanews bahwa  bangunan Puskesmas yang  retak – retak sudah di laporkan kepada DKK kabupaten.

” Sudah kami laporkan dan Dinas akan segera memperbaikinya,”ungkap  kepala puskesmas Randublatung.

” Semuanya itu telah  diselesaikan secara interen,” pungkasnya. Dr. Didik W. *** Tim

banner 728x90