879 Nakes di Luwu Utara Sudah Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

banner 728x90

SULSEL, INFODESANEWS – Sejak dimulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan pada 1 Februari 2021 hingga Sabtu kemarin, 6 Februari 2021. Sebanyak 1.476 Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), yang meliputi tenaga kesehatan (nakes), asisten tenaga kesehatan serta tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan akan menerima vaksin Covid-19.

Berdasarkan data pantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara yang kirim Juru Bicara penanganan Covid-19 Lutra, I Komang Krisna pada media ini, Sabtu (6/2/2021) malam, secara rinci, ia mengatakan, jumlah SDMK yang telah menjalani vaksinasi tahap I per 6 Februari adalah sebanyak 879 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 176 orang tidak diberikan vaksinasi dan 183 orang ditunda vaksinasi.

“Dari sasaran vaksinasi SDMK sebanyak 1.476 orang, baru 879 yang selesai di vaksin Sinovac,” ucap Komang Krisna yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara.

BACA SELENGKAPNYA :  Kapolres Jepara Gelar Kasus Narkoba dan 8 Tersangka

Untuk itu, Komang Krisna mengajak seluruh SDMK dapat mengikuti program vaksinasi guna mengurangi risiko tertular virus Corona.

“Semoga ini bisa menjadi contoh, memotivasi seluruh tenaga kerja kesehatan, supaya mereka juga cepat yang belum mendapatkan vaksinasi agar mengejar suntikan pertama, dan bagi yang sudah disuntik pertama juga bisa segera menyelesaikan suntikan kedua nantinya,” tandasnya.

Komang mengingatkan, bahwa setelah suntikan kedua nantinya diperlukan waktu untuk pembentukan antibodi dalam tubuh penerima.

BACA SELENGKAPNYA :  Kekompakan Babinsa Muara Kaman Bersama Ketua RT Dalam Mensukseskan Serbuan Vaksinasi

“Mungkin dua minggu atau tiga minggu dan sesudah itu, Insyah Allah resiko kita untuk tertular bisa lebih kecil. Jadi mereka bisa bekerja lebih tenang para teman tenaga kesehatan ini,” terangnya.

Ditempat terpisah, Kepala UPT Puskesmas Sabbang, Jamaluddin, S.Kep, via jejaring WhatsApp, Sabtu malam (6/2/2021). Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut menyukseskan vaksinasi ini. Menurutnya, pandemi ini harus dihadapi bersama
untuk bisa terlepas dari pusaran wabah Covid-19.

“Tidak boleh ada ego dan khawatir untuk divaksinasi, karena ini untuk kita semua. Kami yang setiap hari berhadapan dengan pasien, risikonya sangat tinggi, sehingga kami sebagai tenaga kesehatan, perlu segera divaksinasi,” tukasnya. (yus/ben)

banner 728x90