oleh

Nanang Hadiri Ngaben Masal Di Ketapang

INFODESANEWD, LAMPUNG SELATAN — Masyarakat Umat Hindu, Desa Sumbernadi Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar upacara Pitra Yadnya (Ngaben Masal) yang dihadiri Plt Bupati Lampung Selatan. H. Nanang Ermanto dan sejumlah OPD Pemkab Lampung Selatan, yang dipusatkan di Lapangan Desa setempat. Kamis (26/9/2019)

Sebanyak 43 Jenazah Dewasa dan 50 Jenazah Anak-anak yang telah berbentuk Abu Jenazah mengikuti Upacara Pitra Yadnya. Ritual Ngaben Massal tersebut melibatkan ratusan orang untuk mendoakan sekaligus memberikan penghormatan terakhir bagi mereka yang dikremasi.

Panitia pelaksanan kegiatan ngaben masal, Made Sumiarse mengatakan upacara pitra yadnya merupakan moment yang sakral dan penghormatan terakhir dan wujud bakti kepada leluhur dan orang tua.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, Upacara Pitra Yadnya ini ialah moment baik, moment sakral sebagai penghormatan terakhir kami juga wujud bakti kami kepada leluhur dan orang tua kami”, Ucapnya.

Sementara itu Pelaksana Tunas (Plt) Bupati Lampung Selatan. H. Nanang Ermanto, mengatakan “Upacara pitra yadnya ini diharapkan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan kesatuan antar warga. Kegiatan ngaben masal adalah kegiatan sakral yang hanya dapat dilakukan dengan kebersamaan dan gotong-royong antar warganya. Ngaben Masal juga dapat menjadi salah satu agenda pariwisata karena nilai budaya dan daya tariknya yang tinggi, wisatawan domestik dan duta besar negara sahabat dapat melihat langsung pelaksanaan upacara Pitra yadnya (Ngaben Masal).” kata Nanang dalam sambutnya.
Melalui upacara Pitra Yadnya ini diharapkan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan persatuan warga desa Sumbernadi yang telah mampu secara mandiri melaksanakan upacara pada hari ini,

“Ngaben Masal dalam perkembangannya sudah menjadi salah satu agenda pariwisata, dimana wisatawan domestik dan para duta negara sahabat dapat melihat langsung nilai-nilai budaya yang terkandung pada upacara Pitra yadnya.” ujar Nanang.

Dalam Kesempatan tersebut Nanang menghimbau kepada masyarakat Umat Sedharma untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta melestarikan kegiatan ini, kerena kegiatan ini yang sakral dan mencerminkan kegotongroyongan, kekompakan, kebersamaan dan persatuan.” Pungkas Nanang. (Sg)

Berita