oleh

Kodim Kubar Serius Awasi Game Online

KUTAI BARAT, INFODESANEWS –   Ternyata, permainan game online itu menyimpan muatan yang bisa membahayakan pertumbuhan anak, seperti aksi kekerasan fisik, kekerasan verbal, kekerasan gambar, pornografi, juga lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Bila ditelan mentah-mentah, bisa membuat perubahan perilaku anak. Orang tua harus turun tangan mengatasinya.

Hal ini yung di lakukan Danpos Ramil 0912 – 06 Damai Kodim 0912/Kutai Barat menanggapi berbagai keluhan warga masyarakat Kecamatan Nyuatan tentang geme online yang membuat resah para orang tua, Jum’at (19/7/2019).

Danpos Koramil 0912 – 06 Damai Kecamatan Nyuatan Pelda Setiono, bersama beberapa orang Babinsa lainnya langsung turun cepat ke masyarakat dan berkoordinasi  dengan Camat Nyuatan serta staf desa Trajuk dengan laporan warga terkait game online.

Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendy mengatakan “Ada ratusan ribu permainan online di dunia maya. Anak, kadang kala tidak mengetahui permainan mana yang cocok dan baik untuk mereka. Tapi, dalam hitungan detik, permainan itu bisa pindah dari server ke gawai mereka”.

“Saat itu terjadi tanpa pengawasan orang tua, ‘serangan’ muatan yang berbahaya siap masuk ke dalam pemikiran anak. ada beberapa permainan online yang awalnya tidak mengandung unsur negatif, tapi lama kelamaan berubah menjadi kecanduan untuk memainkannya”, jelasnya.

Dandim menambahakan “Dengan diadakan penyuluhan dan sosialisasi ini, serta solusi kepada orangtua agar penyakit atau dampak dari game online ini tidak mempengaruhi waktu belajar anak, kami menyarankan agar pengawasan yang lebih ketatat lagi terhadap buah hati, dan kami memberikan masukan kepada orangtua agar menumbuh kembangkan permainan tradisional sesuai umur anak – anak kita sehingga seni dan budaya bangsa tetap terjaga kelestariannya”.

Disisi lain juga Babinsa kami yakni Koramil 0912 – 06 Damai Sersan Satu Hadianto dengan inisiatif mengadakan kegiatan lomba seperti makan kerupuk dan lain-lainnya, tradisi ini juga bisa di tanamkan kepada buah hati kita semua. Sungguh ironis bila masih usia dini akibat permainan game online penglihatan mereka mulai terganggu, Babinsa yang cerdas tentu tidak mau tinggal diam demi kejelihan di balik pengabdiannya prajurit kami rela tetap mengabdi Koramil 0912 – 06 Damai.

Dandim juga memerintahkan tiap-tiap Babinsa menggandeng pemerintah Kecamatan dan seluruh kepala desa yang ada untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang ada di kampung masing – masing semoga kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak – anak kita hingga menempuh masa depan dan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

“Satu pohon kebaikan yang kita tanam hari ini, akan membuahkan ribuan kebaikan di masa yang akan datang, jangan pernah ragu bila itu Benar. Teruslah mengabdi di jalan yang benar agar dunia ini semakin terang dan tentram olehmu. “pesannya Dandim.

Penulis Murdi Altaduri

Berita