oleh

Kaum Muda NU Bersama Pemerintah Kota Semarang Gelar Forum Tahu Bulat

INFODESANEWS.COM, SEMARANG – Kaum muda Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang berkumpul di Kantor PCNU Kota Semarang yang terletak di Jl. Puspogiwang I No.47, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang. Pertemuan ini mendiskusikan program-progam taktis mereka baik dari Ansor, Fatayat, PMII, IPNU, maupun IPPNU di wilayah Kota Semarang. Forum ini dibalut dengan tema Tahu Itu Bulat. Turut hadir dalam acara ini seratusan kader-kader muda NU yang ada di Kota Semarang  (06/09/19).

Acara yang bertajuk Nyantren Diluk ini menghadirkan tokoh muda NU Semarang yang sekaligus pembina GP Ansor Kota Semarang, Mahbub Zaki. Hadir selaku Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Abdul Haris. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin  juga turut serta memantik diskusi sekaligus mewakili Wali Kota, moderator tak kalah menarik oleh Dosen UIN Waliongo yang juga pembina IPNU-IPPNU, M. Rikza Chamami.

Berbagai kegiatan Pemerintah Kota Semarang yang mendukung eksistensi Badan Otonom NU ini dipaparkan dengan baik oleh Iswar maupun Haris. Mahbub juga sedikit banyak melakukan evaluasi kepada internal supaya organisasi yang bercirikan ahlussunnah waljamaah annahdliyyah ini layak untuk digandeng bekerjasama memajukan Kota Semarang.

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh mereka yag hadir. Berbagai aspirasi disampaikan sebagaimana diungkapkan oleh Roihudin selaku Ketua PC IPNU Kota Semarang, ia mengungkapkan bahwa, “kami sebagai organisasi Nu yang berfokus pada kalangan pelajar merasa sangat perlu pendampingan dan bimbingan lebih dari pemerintah. Apalagi demi membendung maraknya radikalisme yang masih saja menjangkit di sekolah-sekolah negeri di Kota Semarang melalui Rohis”. Ia juga memaparkan kasus yang terjadi bulan lalu di MAN 1 Sukabumi yang meramaikan jagad media soal pengibaran bendera khilafah oleh sekelompok pelajar. “Sangat diharapkan supaya jangan sampai terjadi hal tersebut di Kota Semarang.” Jelas pria 23 tahun yang akrab di sapa Roy.

Iswar membeberkan rencananya menggandeng GP Ansor maupun fatayat. Salah satunya dengan progam pelatihan pandu wisata. Ungkap Iswar, “kami akan mencoba memadukan SDM yang ada pada GP Ansor maupun Fatayat di Kota Semarang dengan Dinas Pariwisata Kota Semarang untuk dilatih secara profesional” papar pejabat yang baru dilantik sebagai Sekda pada bulan Agutus lalu. Hal ini ia tujukan guna mengembangkan wisata-wisata yang ada dalam konteks ketersediaan pelayanan tour gaeder bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung di Kota yang akrab di sapa Kota Lumpia ini.

Rikza dalam penutupnya menyampaikan harapannya atas kerjasama-kerjasama yang direncanakan ini dapat berjalan dengan baik kedepannya.

Reporter : M Ghulam Dhofir M

Berita