oleh

Inspiratif, Prajurit TNI Bagikan Nasi Bungkus Gratis Ke “Wong Cilik”

NGANJUK, INFODESANEWSTidak diragukan lagi, kepedulian yang tinggi terhadap sesama merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh setiap personel TNI, karena patut disadari TNI ada dan besar bersama rakyat, hal ini diwujudkan dalam bentuk kepedulian ke sesama yang selalu diberikan oleh anggota TNI.

 Apa yang dilakukan oleh Serda Syaifuddin mengingatkan kita pada ungkapan seorang filsuf bernama Lucius Annaeus Seneca (4 SM-65 M).

 “Orang yang mementingkan diri sendiri tidak dapat hidup bahagia”, begitulah ungkapan sang filsuf yang saat ini tengah diimplementasikan oleh Serda Syaifuddin personel Koramil 0810/06 Kertosono.

 Serda Syaifuddin berinisiatif untuk menyisihkan sedikit rezeki yang dimiliki agar dapat berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu yang ada di Nganjuk.

 Berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu diwujudkan dengan membagikan nasi bungkus kepada kaum duafa diantaranya kepada penarik becak, kuli bangunan, pemulung dan masyarakat kurang mampu lainnya.

 Serda Syaifuddin ikhlas membagikan makanan gratis kepada orang yang membutuhkan. Ia hanya ingin lebih bermakna bagi sesama.

 “Memberi makan dan minum kepada yang dikenal maupun tidak dikenal merupakan amalan sunah terbaik,” ucap alumni Secata Kubujati Singaraja Bali Tahun 1987/1988 gelombang kedua ini.

 Gaji sebagai seorang Tentara berpangkat Bintara, menurut dia cukup untuk kehidupan sehari-hari. ” Rezeki itu wajib terus disyukuri, salah satu caranya yakni dengan cara berbagi “. sambung Serda Syaifuddin.

 Kegiatan membagikan nasi bungkus yang ia lakukan merupakan kegiatan rutin dan berkelanjutan, seperti hari ini Jumat, (05/07/19) Serda Syaifuddin membagikan 100 bungkus nasi kepada sesamanya.

 Poniman, seorang penarik becak yang juga menerima pembagian nasi bungkus saat ditemui suarawilis.com di tempat pembagian nasi bungkus mengatakan, pembagian nasi bungkus yang dilaksanakan oleh Pak Syaifuddin merupakan hal yang sangat bagus dan saya beserta kawan-kawan sangat menikmati dari pembagian nasi ini.

 “Sebelumnya kami kalau pagi hari belum bisa menikmati sarapan karena belum mendapatkan hasil dari penumpang yang mau naik becak, dengan adanya pembagian nasi ini tentunya kami merasa terbantu sekali,” jelas Poniman dengan bangga.(@djei10))

Berita